PTPSP BELLA TERA

 

Pemerintah Kota Jakarta Utara meresmikan gerai Sinergi Layanan (SILA) di lantai 4 Mall Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (12/12). Kehadiran layanan terpadu lintas instansi ini sebagai bentuk optimalisasi kolaborasi yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Jakarta Utara.

Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, SILA lahir atas dasar kesadaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara yang menyadari bahwa kehidupan Urban di mall sudah menjadi ruang interaksi bersama. Berbagai kegiatan bisa dilakukan di dalam mall termasuk pelayanan masyarakat
.

Dipilihnya Mall Pluit Village agar memudahkan akses masyarakat yang berlokasi di wilayah timur Jakarta Utara. Sebelumnya, SILA serupa telah diresmikan di wilayah barat Jakarta Utara yakni di Mall Bella Terra, Kelapa Gading.

Berikut delapan pelayanan di SILA Mall Pluit Village, yaitu :

1. Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Jakarta Utara.

2. Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil dari Suku Dinas Dukcapil Kota Jakarta Utara.

3. Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPK) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres Metro Jakarta Utara.

4. Pelayanan Konsultasi Hukum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara.

5. Sosialisasi P4GN, SHKPN, Informasi Rehabilitasi, dan Pengaduan Masyarakat dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara.

6. Pelayanan Konsultasi Kesehatan dari Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara.

7. Pelayanan Retribusi dan Pajak PBB, Konsultasi Pajak, Serma dari Suku Badan Pajak Kota Administrasi Jakarta Utara.

8. Pelayanan Informasi dan Pendaftaran Sertifikat Pajak dari Badan Pertanahan Nasional Kota Jakarta Utara.

IMG 7020

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menggelar pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana, Rabu (11/12). Dipastikan barang bukti yang dimusnahkan telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Bpk. I Made Sudarmawan, S.H., M.H. mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 906 perkara tindak pidana yang telah inkrah.

Terdiri dari sembilan jenis perkara tindak pidana yaitu 781 perkara Narkotika, 36 perkara terorisme, 25 perkara perjudian, satu perkara uang palsu, 23 perkara senjata tajam, 10 perkara senjata api rakitan (air soft gun), tiga perkara tentang kesehatan dan tanpa izin, 25 perkara pembunuhan dan penganiayaan, dan dua perkara materai palsu.

“Barang bukti ini musnahkan dengan cara dibakar, menggunakan mobil incerator milik BNN (Badan Narkotika Nasional), dan dipotong dengan menggunakan gerinda,” di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Dijelaskannya, pemusnahan ini merupakan salah satu tugas jaksa dalam melaksanakan putusan pengadilan. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengumpulan selama satu tahun terhitung sejak September 2018 hingga September 2019.

“Acara ini merupakan salah satu tugas jaksa yaitu melaksanakan putusan pengadilan. Tersangkanya sudah di lapas (Lembaga Permasyarakatan) maka barang buktinya kita musnahkan,”

IMG 6985

Dalam acara itu, turut digelar peluncuran pelayanan BB ASIK (Antar Sampai Ke Rumah) bersama PT Pos Indonesia. Melayani pengantaran barang bukti yang telah inkrah kepada korban atau kuasa.

“Ini merupakan hasil kerjasama antara (Kejari Jakarta Utara) dengan PT Pos Indonesia. Tujuannya untuk memudahkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam pengembalian barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap terutama barang bukti yang dalam putusan pengadilan,”

Diketahui, acara ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan Jakarta Abdul Khalit, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, dan sejumlah perwakilan instansi pemerintahan lainnya termasuk elemen masyarakat.

WhatsApp Image 2019 11 13 at 10.58.50

Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 Kejaksaan RI dipimpin Inspektur Upacara Wakil Jaksa Agung RI, Dr. Arminsyah di Lapangan Badan Diklat Kejaksaan, Ragunan (Senin, 11 November 2019).
Dalam sambutannya, Wakil Jaksa Agung, Setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Pada pertempuran tersebut rakyat Bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.
Dengan Peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa "....hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar...".
Peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan masa kini.
Menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugukan orang lain dan sebagainnya.
Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakt, membawa harum nama bangsa di mata Internasional.
Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.
Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

pelantikan kajari jakut

Upacara Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta
Jum’at (1/11/2019) Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr. Warih Sadono, SH., MH, melaksanakan Upacara Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan kepada pejabat baru yaitu:
1. Siswanto, SH,. MH, sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menggantikan Rudi Margono, SH., M.Hum yang mendapat promosi jabatan sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta;
2. Dicky Rachmat Rahardjo, SH, sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menggantikan Bernadeta Maria Erna Elastiyani, SH., MH yang mendapat promosi jabatan sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta;
3. I Made Sudarmawan, SH,. MH, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menggantikan Siswanto, SH., MH yang mendapat promosi jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta;
4. Sri Haryanto, SH., MH, sebagai Koordinator pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di Jakarta yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Asisten Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di Jakarta, menggantikan Fajar Haryowimbuko, SH,. MH yang mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan di Labuha.

 

WhatsApp Image 2019 11 22 at 17.51.28

Jakarta, 31 Oktober 2019

Kejaksaan Negeri Jakarta Utara melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara telah berhasil melakukan kegiatan penyelamatan Aset dan Keuangan Negara dengan nilai keseluruhan Rp.   5.841.668.772.- (Lima milyar delapan ratus empat puluh satu juta enam ratus enam puluh delapn ribu tujuh ratus tujuh puluh dua rupiah) yang merupakan hasil penagihan berbagai BUMN yang telah memberikan Surat Kuasa Khusus kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Utara untuk melakukan penagihan.

Page 7 of 27

POLLING

Tampilan website menurut anda ?

Baik95%
Cukup65%
Perlu Perbaikan25%

 

 

Media Sosial